Permainan yang Bagus untuk Sistem Motorik Anak


Dengan adanya virus corona yang menyerang dunia, membuat kegiatan Bunda dan anak-anak untuk pergi ke sekolah menjadi lockdown. Padahal di sekolah sendiri anak bisa belajar banyak hal. Hal-hal yang bisa didapatkan anak di sekolah adalah pembelajaran yang mampu mempengaruhi perkembangan anak. Memang, perkembangan anak dipengaruhi oleh sebuah pembelajaran tetapi orang tua juga perlu ingat bahwa perkembangan anak bisa dipengaruhi oleh makanan dan minuman. Makanan yang diolah oleh Bunda harus bergizi dan minuman yang bernutrisi adalah susu Morinaga.

Susu anak Morinaga yaitu susu Morinaga chil kid. Tidak hanya susu chil kid saja terdapat juga susu chil go yang dikhususkan untuk anak usia 1-12 tahun. Anak-anak berusia 3 tahun mungkin sudah memasuki PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini. Ketika anak masuk PAUD banyak pembelajaran yang dapat dilakukan oleh anak dengan bermain. Tetapi, ketika melihat kondisi saat ini sedang lockdown maka mau tak mau anak harus di rumah saja dan tidak bisa berkeliaran bebas.

Bunda pasti ingin melihat anak berkembang optimal. Perkembangan yang perlu diperhatikan oleh orang tua ada 4 yaitu motorik, kognitif, berbahasa, dan sosial. Pada dasarnya, Bunda ingin memabntu perkembangan anak. Bunda bisa membantu sedikit untuk mengembangkan kemampuan motorik anak. Kemampuan motorik ini dikaitkan dengan gerakan yang ada pada tubuh anak. Apa saja pembelajaran motorik yang cocok untuk anak? Inilah beberapa pembelajaran motorik anak diantaranya sebagai berikut:

1. Permainan Congklak

Ketika kemampuan motorik selalu dikaitkan dengan tubuh yang dengan gampang bergerak contohnya tangan dan kaki. Maka permainan pembelajaran yang cocok untuk motorik anak adalah permainan congklak. Di sini, anak akan belajar mengenggam biji dan menaruhnya di lubang lingkaran yang ada di congklak. Selanjutnya, anak akan memindahkan biji-bijian yang lain di lubang lingkaran lain juga.

Dengan permainan congklak bisa membantu mengembangkan motorik halus anak yaitu tangan. Permainan congklak ini bisa bermanfaat untuk kemampuan menulis dari sang buah hati juga. Jadi, Bunda bisa menyediakan permainan congklak yang merupakan permainan tradsional masa lalu.

2. Membuat Origami

Ketika Bunda bingung untuk melatih perkembangan motorik anak bisa memberikan permainan dengan alat bantu kertas origami. Origami ini bisa dijadikan media anak untuk melipat sebagus mungkin ataupun sekreatif anak. Gerakan melipat anak bisa memberikan rangsangan terhadap sensor motorik anak. Sekaligus, menghilangkan kejenuhan anak di rumah dan tidak bisa berkumpul teman-temannya yang ada di PAUD.

3. Menyusun Balok Kayu

Permainan yang bisa melatih sistem motorik anak selanjutnya adalah menyusun balok kayu. Dengan menyusun balok kayu maka akan mempermudah anak untuk melatih keseimbangan dan melatih kecerdasan anak dalam membuat kreativitas ketika menyusun balok kayu. Selain itu, anak juga membutuhkan banyak konsentrasi untuk dapat mempertahankan keseimbangan balok kayu.

4. Bermain tangkap bola

Permainan yang bisa membuat perkembangan di sistem motorik anak adalah permainan lempar tangkap bola. Tidak hanya membuat anak fokus, melainkan anak juga akan berlatih dalam menggerakkan tangan dan kaki bersamaan. Maka dari itu, permainan tangkap bola bisa diterapkan dalam keadaan social distancingnya anak dan Bunda.

Melihat keempat permainan yang bisa dimainkan oleh anak untuk mengembangkan kemampuan motorik maka dari itu bisa diterapkan dalam kondisi social distancingnya anak dengan Bunda. Selain itu, jangan lupa untuk selalu memberikan makanan bergizi dan susu bernutrisi dari Morinaga.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Permainan yang Bagus untuk Sistem Motorik Anak"

Posting Komentar